Dzikrul Maut

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. [Ali Imran:185]. .

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ “
.

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631) .

Dan berita kematian adalah pelajaran dan pengingat terbaik.
Ahad, 28 Juli 2019.
🚆 Taksaka tujuan Jakarta.


Beteee.. Kena Prank Suamiku.

😁😁😁

Nyusul ke Yogya nggak bilang-bilang.
Pas aku pulang dari jajan malam, sampai hotel kata reception kunci sudah diambil sese”cowok” dan sudah ditambah extra bed.
Hahhh?
Siapa?
Kok sembarangan aja maen kasih masuk lelaki gaje? .
.

Aku minta reception dan sekuriti nemenin ke kamar. Sepanjang lorong dan naik tangga itu aku ngomelin, “Saya booking untuk dua orang aja, koq. Saya, dan anak. Gimana sih ‘pak koq nggak ditanya-tanya dulu. Nggak ditahan dulu di lobby sampai saya datang. Maen kasih kunci kasih extra bed. ”

Masuk kamar.
Lihat seonggok tas ransel merah. Baru. .
.
Saya minta Syifa bongkar isi tas, disaksikan sekuriti dan reception. .
.
Kata Syifa, “Kayaknya ini banda Ayah deh bu. Nih, stok vermint.”
.
.
Saya ikutan bongkar isi ransel itu. Dan menemukan baju dan underware yang saya kenal. Milik suamiku. .
.
Reception komentar, “Tadi sudah saya tanya-tanya koq bu.. Namanya pak Vicky PURNAMA. ” .
.
Meskipun salah sebut nama belakangnya, saya paham maksudnya, itu nama suami saya. Rasanya seneng sih, tapi masih campur bete. Ya Salam. Maksudnya apaan sih. Gue udah sempfet panik, lemes, hampir aja mau tuntut pihak hotel ke polisi. .

Jam 9 suamiku masuk kamar. Cengangas. Cengenges. Gue diemin. Ngambeg. Males ngomong. Syifa nyeritain kejadian tadi sore ke ayahnya. Suamiku minta maaf, niatnya mau ngasih kejutan istrinya. Ehh jadi banyak orang yang terkejut. .

Rencana awal beliau naik kereta pagi yang sampai Yogyakarta jam 2an siang. Pingin ngasih surprise di hotel. Qadarullah keretanya delay sampai jam 5 sore baru masuk stasiun Tugu. Syifa dan saya sedang ke RS Panti Rapih, menemui mbak Maya dan suaminya, ketika suamiku sampai hotel dan minta extra bed. .

Suamiku menemui reception dan sekuriti, minta maaf atas kegaduhan yang dilakukan istrinya. Ha-ha .
.
Lalu baikanlah yaa, kita. Seneeng dong.. Alhamdulillah ada ATM dateng. 😂😂 #eh
#salim
#ciumtangan .

Ma Syaa Allah tabarakallah

Mbak Tara

Sakit itu… 1⃣ ilmu
2⃣ silaturahim
3⃣ pembersihan dosa
4⃣ pengabulan doa
5⃣ persiapan terbaik, dzikrul maut
6⃣ pengikat diri pada ketaatan

Foto pertama.
Perkenalkeun, ini mbak Tara dan Suci putrinya. Sebelahnya Suci, putri saya, Syifa.
Swipe.
Foto kedua. Perkenalkan, JM / Jeung Manti. – Mahmud, mamah muda, salah seorang inspirator motivator saya.
Swipe.

Foto ketiga dan keempat. Pamer kain bali beli di Malioboro, dipakein jadi hijab.
Lokasi:
Yogyakarta.
27-28 Juli 2019.

Mbak Maya

Jumat, 26/07 setelah check in di daerah Sosrowijayan, kami cuci-cuci, lalu pesan taksi online, dengan ditemani putri sulungku, kami meluncur ke RS Panti Rapih, mengunjungi Mbak Mayasari, seorang penyitas kanker yang qadarullah suaminya sedang diuji sakit ginjal hingga harus cuci darah. .

Satu hal yang sama dari kami berdua, adalah.. Toleransi yang rendah terhadap rasa nyeri, dan jarum infus. Sakit sedikiit aja, rewel, heboh, berisik. Ha-ha. .

Rumah sakit ini ketat banget peraturan waktu bezoeknya. Jam 18.30 on-time sekuriti sudah meminta kami selesai. Ngobrol 50 menit yang bikin pinisirin. Nanti kita jadwal kopdar ulang di brother-land, ya mbaaakk. 🙂 🙂 إن شاء الله

ECY

Kemarin pagi, Jumat 26/07 diijinkan Allah, kopdar ama orang Betawii, di stasiun Kediri. Ngobrolin cem-macem. Termasuk bahas akun fesbuk Fifi Sofida yang mendadak disabled tanpa pemberitahuan. Jadi bete lagi deh, ingetnya. Ganti topik. .

Aku manggilnya Ecy.
Kami saling kenal sejak 2011 ketika sama-sama nunggu kereta di stasiun Manggarai, dan keretanya ngaret dari jadwal. Jarang banget ketemuan. Hanya kadang sautsautan komentar di postingan masing-masing. Setelah menikah di bulan April 2019 lalu beliau ikut sang suami menetap di Kediri. Makhluk syantiik yang pintar, ramee, dan menyenangkan. Terimakasih untuk waktunya. Kalo mudik ke Jakarta kita hang out lagi ya, in syaa Allah.

Nyaris Ketinggalan Kereta.

Masih degdegan euyh, hampir ketinggalan kereta di stasiun Madiun gegara keasyikan menikmati ademnya musholla. Selesai salam lihat jam hahhh 13.15 dan nggak lama kedengeran peluit panjang. Kebayang dong paniknya. Alhamdulillah kondektur dan masinis lihat saya lari-larian menuju gerbong terdekat. .
Foto di stasiun Kediri.
#ngelapkeringet
#solobackpacker
#independenttraveler

Enam Jam di Malang.

.
Setelah anakku masuk asrama dan mulai KBM di @markazarabiyah emaknya “mampir” ke Malang sowan salahsatu member Sahabat Sehat, mbak @dyankalandra .
Beliau seorang penyitas kanker yang tangguh, super sabar, tapi lucu, meriah. Pinter masak enak. Aku nyicipin cemilan pisang rebusnya dengan rempah spesial, rasanya, wuihh legit. .

Kami jalan dan jajan ke pusat kota, Masjid Raya, berjemur matahari di alun-alun, mampir ke outlet Strudel, brunch (breakfast and lunch) pecel dan rujak cingur. Ngobrol dari hati ke hati, bagaimana sikap mental kita dalam menjalani anugerah kanker. Rasa syukur dan penghargaan tertinggi untuk, pasangan hidup, yang sedemikian hebat sabar telaten mendampingi kita menjalani masa-masa sulit. Ma syaa Allah tabarakallah. .

Kesimpulan kami sama.
Ujian ini = karunia keberlimpahan kebaikan. Ujian ini, cara Allah menghapuskan dosa, dan mewujudkan doa-doa jaman duluuu yang kita sudah lupa pernah berdoa meminta kenikmatan itu. Ma syaa Allah, terimakasih sharingnya, mbak Dyan. Barakallahufikum. .
.

Perjalanan Pare – Malang pp saya menggunakan jasa travel @diengtravelpare dijemput di hotel, diturunkan di rumah mbak Dyan, demikian juga pulangnya. Praktis, kan… Pemesanan tiket travel via WhatsApp. Mobilnya kijang innova. Berangkat dari pare jam setengah tiga pagi, sampai rumah mbak Dyan jam setengah lima. Bertamu pas adzan Subuh, ha-ha. .

Lewat travel @diengtravelpare ini pula saya mendapat rekomendasi penginapan Baren. Harga per malam termasuk mahal, 350ribu rupiah. Tapi… Nyaman, bersih, ber-AC, kamar mandinya di dalam kamar. Kamarnya luas. Dapat sarapan nasi kuning yang endeuss. Bisa booking lewat WhatsApp juga. Alhamdulillah terimakasih rekomendasinya @diengtravelpare .

Ditulis di dalam gerbong eksekutif empat, kereta Malioboro Ekspress tujuan Yogya. Jumat, 26 Juli 2019. Please jangan minta saya mampir sana-sini dulu ya. Karena tujuan saya ke Yogyakarta masih dalam rangka ketemu anak shalihah si sulungku, dan belajar dari seorang kakak kelas alumni 212, dan seorang penyitas kanker komunitas Sahabat Sehat berikutnya… in syaa Allah.