Masih Bab Syukur

Bab Syukur sependek yang saya pahami bukan berarti nggak boleh komplen. Karena ngeluh, ngomel, gerenengan kalo udah capek tapi hasil nggak sesuai harapan, itu sifat bawaan setiap manusia. Tapi keseringan komplen, dikit-dikit komplen, ini bukan gue banget.

 

Sampe hari ini saya masih belajar mengenal diri sendiri. Apa kekurangan and how to deal with. Bagaimana saya belajar berani mengakuinya, memaafkan diri sendiri, menerima dan berdamai dengan hal-hal yang emang masih pe-er buat saya pribadi.

 

Gue pasti jadi orang yang ngeselin, keras kepala dalam hal-hal yang gue yakini banget kebenarannya. Maafkeun saiyah, sering ngeGasss dalam diskusi. Atau walk out. πŸ™πŸ™

 

Tapi saya bisa kok, fairly menerima masukkan yang sepaket dengan dalilnya, datanya, bukti-bukti nyata. Asal caranya, private conversation. Japri. Wapri. 😊

 

Kadang kalo lagi “waras” sebelum terlanjur ngegas gw japri dulu orang-orang yang bisa gw tanya. Masih proses belajar, bahwa hubungan baik dengan orang-orang baik, itu lebih berharga, dari pada soalan salah-benar yang masih ada pilihan jalan tengahnya.

 

Bersyukur lagi, berterima kasih dan apresiasi pada keluarga dan sahabat-sahabat yang memilih setia membimbing dan nemenin saya belajar jadi baik. Dari merekalah saya belajar praktek Kesabaran.

 

Kelebihan saya, salah satunya, paham bahwa ketika saya membutuhkan sesuatu maka saya harus melakukan sesuatu. Bukan take and give. Tapi give and receive. Bukan sekedar tauu, paham, tapi langsung eksekusi.

 

Kita selalu butuh pertolongan Allah setiap saat kan. Dua hal yang gue percaya, pertolongan itu bisa diundang lewat ketaatan, dan jangan maksiyat. Susah? Banget. Tapi yakin bisa, dengan taufiq Allah.

 

Sedekah, nggak harus ditunda nanti pas ada duitnya. Kita bisa sedekah tenaga, ide, waktu, ilmu, memaafkan dan memudahkan urusan orang. Karena gue bukan anak sultan yang bisa sedekah duit jorjoran, maka gue belajar lahh ketrampilan menulis. Seremeh temeh retjehan apapun yang gue tauuk, gue bagi.

 

Gak semua orang punya passion menulis. Silakan pilih skill lain untuk tetap berbagi, setiap hari. “Siapa yang memudahkan urusan orang, maka Allah akan memudahkan urusannya di akherat.” Hadits riwayat siapa ya? πŸ€”πŸ’­

 

.

.

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s