Peluang Sukses Selalu Ada Nak

Peluang Sukses Selalu Ada, Nak…

Saya ini “produk” gagal UMPTN (sekarang namanya SBMPTN). Sempat kepingin ikut ujian tahun berikutnya. Tapi akhirnya “nurut” saran orangtua. Kuliah di swasta jurusan teknologi informasi.

Padahal… Tahu gak, SMA saya jurusan Biologi…. Tapi hati saya pingin kuliah dimana? Sastra Perancis, wkwkw… Jauh.

Berkah nurut ortu. Sepekan lulus ujian S1, belum wisuda, saya sudah diterima bekerja di perusahaan Jepang (dulu namanya SANYO) sebagai Programmer tahun 1996 dengan gaji awal Rp 625.000,- lumayan besar untuk lulusan S1 cupu kayak saya jaman ituu.

Tahun berikutnya menikah. Setahun kemudian punya bayi. Tujuh tahun kemudian, loncat ke dunia marketing, manajemen, dan kecantikan. #uhuk

Alhamdulillah 8 tahun karir saya di marketing, bisa dibilang lumayan. Sempfet dapet reward jalan-jalan ke Yunani tahun 2008, nraktir bapak saya (Allohuyarham) umroh, ganti kendaraan, dan investasi properti.

Setelah anak-anak beranjak remaja, saya memutuskan menjadi stay-at-home-mom. Harapan saya bagaimana caranya punya keturunan yang Qurrota A’yun, sesuai dengan doa yg sering kami panjatkan (surat Al Furqan ayat 74).

Alhamdulillah, hingga cerita ini saya ketik, anak-anak kami dimudahkan oleh Allah meraih goal-target sesuai passionnya masing-masing. Yaaa, tantangan kegalauan kekecewaan, pasti ada dong. Saat itulah peran orangtua merangkul, memberi semangat, tambahan informasi dan masukan norma² positif.

Putri sulung saya konsisten di sekolah negeri, mulai SD, SMP, SMA hingga saat ini semester lima di FEMA, fakultas ekologi manusia, jurusan ilmu gizi, Institut Pertanian Bogor. Dua tahun lalu dia masuk jurusan tersebut lewat jalur SNMPTN. Alhamdulillah berkah dari banyak doa keluarga dan sahabat untuk si kakak. Terima kasiiih… Jazakumullahu khairan.

Sedangkan adiknya, tahun inii pede banget nolak ikutan SBMPTN karena keukeuh pingin fokus persiapan ke Syariah LIPIA Jakarta, Al Azhar Kairo Mesir, dan Maroko. …. Mohon doanya lagi, yaaa.. Semoga Allah beri yang Terbaik, aamiin.

Jadi….
.
.

Anak-anakku sayaang yang tahun ini belum berhasil masuk PTN pilihan…….

Kecewa… Wajar… Krn kamu sudah belajar keras….
Sedih? Boleh banget… manusiawi….
Tapi jangan kelamaan yaaah….

Berlian ituu… jadi kelihatan indah dan mahal setelah ….. direndam, diperas,
disaring, dipanaskan, ditempa, dipukul, dikerok, dipanaskan lagi, ditempa ulang, dikikis……

Sedangkan kalian?
Kalian lebih mahaaaall lagii dibandingkan berlian. Priceless. Tak ternilai harganya.

Apapun cita-cita mulia kalian, orangtua pastii akan dukung, mengusahakan dan mendoakan yang terbaik.

Kuliah dimana pun, atau pun qadarullah tidak kuliah pun…. Peluang jadi orang sukses itu selalu ada dan banyak pilihan jalannya…

Dimana ada kemauan, di sana ada jalan.
Bila belum ketemu jalan, maka buatlah jalan.
Mari jalan-jalan. #eh

Coba …. sekarang… tulis ulang Dream kalian, impian, cita-cita, berikut rencana-rencana kerjanya, mau ngapain dulu, minta bantuan siapa,, abis itu ngapain, abis itu belajar apaan lagi. Tempel di dinding kamar, di meja belajar, jadikan wallpaper laptop, sleep-mode henpon. Makin mudah terlihat makin sering tiap hari. Makin bagus…..
Coba merenung ulang, evaluasi, hal-hal apa saja yg perlu diperbaiki.

Bungkus semuanya dalam doa. Setiap hari. Lakukan apa saja yang bisa dilakukan semampu kalian. Sebaik-baiknya.

Pemain sepak bola yang jagoooo banget cetak Goll, itu latihannya nendang bola lebih dark seribu kali, sehari. Mereka lakukan setiap hari. Berminggu. Berbulan. Konsisten. Persisten.

Kesuksesan akan mendatangi orang-orang yang kenyang persiapan. So.. Are you ready?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s