Pelesiran di Luar Nagreg (4)

Rabu 23 Desember 2015 selesai sarapan dan beres packing, kami check-out menuju Bandung tapi mampir belanja oleh-oleh dulu di ……….

D’jieun Cokelat & Sentra Industri Kulit Sukaregang.

D’Jieun (toko suvenir) Coklat khas Garut yang happening, Chocodot. Tapi sebelumnya si ayah belok, lewatin dan berhenti di Sukaregang dulu. Niatnya pingin beli jaket kulit, faktanya dapet sendal jepit, hahaha. Kakak, adik, ibu, belanja sepatu, sendal dan dompet kulit. Semuanya asli bikinan pengrajin Sukaregang – Garut. Oleh-oleh buat orangtua dan keluarga di Rawamangun.

Cinta ploduk endonesah.

 photo IMG-20151223-00151-1_zpswde9agtx.jpg

 photo IMG-20151223-00153-1_zpsceu3ir6c.jpg

 photo 20151224_111402-1_zpsydos3d5y.jpg

 photo IMG-20151223-00157-1_zpspbjqtqod.jpg

 photo IMG-20151223-00158-1_zps4zztzuv7.jpg

 photo IMG-20151223-00156-1_zps97gzjbpx.jpg

 photo IMG-20151223-00155-1_zpskj7tnnhw.jpg

 photo IMG-20151223-00161-1_zpsnickocfd.jpg

 photo IMG-20151225-00236_zpsfh7seton.jpg

Keluar D’Jieun langsung menuju Bandung. Suasana liburan terlihat dari kemacetan dua arah yang terjadi sepanjang Rancaekek sampai masuk pintu tol Cileunyi. Setelahnya jalanan lancar, sampai masuk Bandung arah Lembang, macet lagi, sehingga total perjalanan dari D’jieun sampai Lembang cukup 6 jam. Cek-in Gumilang Hotel hampir Maghrib. Mau keluar hotel juga udah males, krn jalanan di depan hotel macet total, dua arah. Laper? Pesan menu pake aplikasi ojek online sajaah. Malam itu kami kruntelan aja. Ngobrol. Nonton film. Tidur lebih awal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s