Hikmah kopdar dengan Novi

Sahabat semejaku saat di SMA.  Perempuan yang cerdas, sholehah, ibu teladan, gigih, pekerja keras. Aku tahu pekan ini dia sedang di Jakarta dan sekitarnya, ada rasa kangen pingin ketemu tapi harus tahu diri juga mengingat kesibukan Novi yang luarbiasa.  Kemarin pagi WA-an katanya dari Bekasi mau mampir Rawamangun, tapi aku nggak mau kegeeran. Siapa tahu dia mau meeting dengan client. Dalam hati aja, “Ya Allah ijinkan ketemu Novi.” Release. Lepaskan.

Tapi dari WA yang terus sahut-sahutan, terasa, Novi juga niat ketemu. Kuputuskan menjemputnya di stasiun Jatinegara.  Alhamdulillah ketemu juga jadinya. Lihat jam, masih 09.47 bingung mau ajak ngopi dimana, ngobrol ngakak ngikik di perjalanan, berusaha ngeles dari jalur macet, Jatinegara – Pisangan – Rawamangun – by pass – Cempaka Putih – Senen – Gambir. 

Laper kan. Makan lah kami di Bakmi GM stasiun Gambir. Novi yang pilih, karena… (masa sih) belum ada di Surabaya?  Hehe… Kita makan cepet bener, entah saking lapernya atau saling kepingin lebih banyak nyimak cerita satu sama lainnya.  Mulai kesibukan sehari-hari, hubungan dengan anak dan suami, bisnis, politik, tips liburan murmer, pengalaman bertemu dengan orang-orang yang menginspirasi,  menertawakan kebodohan dan kekonyolan masa lalu, sampai sharing impian dan harapan masing-masing. Berisik banget deh. Rasanya juga campur aduk.  Mostly happy. Alhamdulillah.

Jam 13:45 Novi pamitan boarding. Kita pelukan lamaaa banget. Ehh dia nangis. Yah, aku jadi ketularan, melow juga. Jep kejep kejep mata, tahaaann, jangan sampai tumpah. Cukup hati saja yang merasakan syukur yang meluap-luap, atas hikmah yang indah ni’mat pertemuan ini. 

Simpulan dari sharing yang bisa kupahami semampuku pasca kopdar hari ini:

1. Jangan iri terhadap ni’mat yang Allah karuniakan kepada orang lain, karena kita tidak tahu apa yang telah Allah ambil darinya.

2. Jangan buruk sangka terhadap apa yang Allah ijinkan terjadi atas diri kita karena selalu ada hikmah yang indah di belakangnya.

3. Syaithan itu yang menyusupkan keraguan untuk memulai komitmen beramal shalih. Syaithan yang bikin seseorang jadi takut miskin, padahal Allah pasti mencukupi hajat hamba yang bertawakkal kepada-Nya dengan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

4. Don’t judge a book from its cover.  Belajar dari siapa saja. Belajar dari pengalaman orang lain.

Ada perempuan, usia lebih muda dari kita berdua, sekarang sih belum berhijab (semoga segera berhijab), dari jaman duluu berapa tahun yang lalu belum ada One Day One Juz, dia sudah punya kebiasaan tilawah satu juz setiap malam.  Perempuan ini sekian tahun mengalami KDRT bukan secara fisik tapi secara mental,  beliau memilih tetap bertahan dan hebatnya tidak mengeluh, tidak cengeng, tidak mengumbar masalah rumahtangganya, tetap terlihat santai dan riang. Keren banget, masyaAllah.

5.  Bersyukur. Bersyukur lagi. Bersyukur terus. 

Bersyukur atas ketidaksempurnaan diri, bersyukur menerima pasangan yang juga tidak sempurna sehingga bisa saling belajar satu sama lain.  Bersyukur luarbiasa atas karunia keturunan yang juga tidak sempurna tapi yang penting sehat dan akhlaknya menyejukkan pandangan. Bersyukur punya orangtua yang tidak sempurna karena berbagai pencapaian hidup hari ini diijinkan terjadi berkat ketulusan cinta dan doa orangtua yang menembus langit. 

6. Dalam menyelesaikan problem atau sedang mencari jalan keluar dari sebuah ujian,  jangan terlalu mengandalkan kekuatan logika, otak kanan, otak kiri, and so-on. Gunakan qolbu. … iman.

7.  Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum (atau seorang hamba) hingga kaum (hamba) itu mengubah keadaannya (memantaskan) dirinya.

Kesulitan dalam hidup itu akibat jauh dari petunjuk, Al Quran dan sunnah.  Hidup ini adalah Pilihan. Jika aku mengharapkan perubahan yang lebih baik atas nasibku, lingkunganku, dan takdir masa depanku, maka aku dulu yang harus berubah lebih baik, mindsetku, tindakanku, kebiasaanku.

Alhamdulillah ‘ala kulli haal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s