Cihuy Bromo.. #part2 #diare

Jumat 26 September 2014. Jam 14.30 wib. Kumpul di Stasiun Pasar Senen.

Naik kereta Matarmaja Ekonomi AC tujuan Malang.

Ruang tunggu selatan @StasiunPasarSenen photo 1186114_10203890224888799_2703571354978854910_n.jpg

 photo 10646875_10203887074090031_4161336400150525335_n.jpg

Kenalan satu sama lain. Ada ibu rumahtangga, pengusaha busana muslimah, pengusaha cake & cookies, dokter gigi, leader MLM-Sophie, mahasiswi, guru, profesional. Semua lucu-lucu, kocak, ceria, daaann… waktunya solat, tetap solat.. waktunya kejar target satu hari satu juz (one day one juz) tetap tilawah.

Odojers meluangkan waktu tilawah. photo 10646667_10203887070649945_2510951605541635084_n.jpg

 photo 1898179_10203887071969978_5119095812945746950_n.jpg

Perjalanan 15 jam tak terasa membosankan, tak terasa melelahkan.
Sampai setasiun Malang masih ajaa, semangat narsis, siapa niih yang belum sikat gigi.😛

 photo 1654295_10203887077290111_2084585501334127634_n.jpg

 photo 1383669_10203887092450490_9198143181136014376_n.jpg

Satu hari sebelum berangkat ke Malang rombonganku (11 orang) baru sepakat, sewa mobil city-tour. Jadi dapat harga lebih tinggi, tapi nggak masalah juga sih, nyaman dari setasiun sudah dijemput, langsung diantar menuju Masjid Tiban Turen. Berangkaaatt…

 photo 10250145_10203887095810574_8585005935795135438_n.jpg

Sabtu 27 September 2014. Jam 09.30 waktu endonesa bagian Malang.

Mampir dulu, mandi di tempat pemandian umum dekat masjid tersebut, ada 10 kamar mandi. Kamar mandinya bersih. Airnya segar. Bayar cuma Rp. 2000,- Jadiii.. masuk komplek masjid, badan sudah bersih, wangi, segeerrr..

Masjid Tiban Turen Malang 27/09/2014. photo 1911748_10204109550691807_8430154195229750306_n.jpg

 photo 1234148_10204109550971814_5001417874596771109_n.jpg  photo 1486613_10204109551371824_7616213030382477168_n.jpg

Saya sempat mengalami diare di perjalanan, saya pikir masuk angin, tapi setelah tiap 15 menit donlot (ke toilet) lagi – donlot lagi, waah ini sih kuman. Saya minum air putih terus, istighfar terus, doa terus, semoga diarenya cepat berhenti. Saya enggak mau minum obat pemampeth diare, karena kuman-kuman di usus ini harus dibuang. Kalau dimampethin malah berbahaya. Kumannya bisa terserap lagi masuk dalam darah, akibatnya bisa fatal. Mampir di Indomaret mau donlot lagi, sekalian mau beli cairan elektrolit gula-garam.

Alhamdulillah di rombongan kami ada Mita, orang farmasi, ngasih saya yoghurt, “Mbak Aeres, bakteri yang ada di dalam usus mbak Aeres itu kan bakteri jahat, harus dilawan oleh bakteri baik di dalam yoghurt ini. Sebetulnya yakult juga bisa. Tapi aku bawanya ini.”

 photo yoghurtcimoryrasaanggur_zpsf48533d3.jpg

Bukan promosi. Tapi ini benar-benar ilmu yang bermanfaat buat saya. Bismillah. Langsung saya minum dengan penuh harapan semoga diarenya reda. Sampai di tujuan kedua, Musium Angkut, pingin donlot lagi, cari toilet terdekat. Tapi kali ini saya duduk lumayan lama, sekitar 20 menit. Sepertinya peperangan bakteri usus cukup seru. Bakteri baik pemenangnya. Karena setelah itu, saya baru donlot lagi hari Selasa, sesampai di Jakarta. Makasiih yaaa Mita.. aku padamuuuhh.

Pelajaran.
1. Tetap jaga kebersihan selama travelling.
2. Cuci tangan yang bersiiihh sebelum makan dan minum, meskipun sesuap atau seteguk.
3. Pastikan makan makanan yang baru selesai dimasak. Kalau bisa sementara hindari cabe.
4. Perhatikan kebersihan wadah makanan.
5. Bawa stok yoghurt. Tapi jangan pernah berharap untuk obat diare diri sendiri. Kena diare dalam travelling itu, sumpah nyebelin banget. Sakitnya tuh di sini. #nunjukperut #mulesmelintir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s