Karunia Allah di Bulan Mulia

Tiga tahun yang lalu, saya terinspirasi oleh seorang penghafal Al Quran muda.  Setelah perkenalan mengesankan itu, dengan malu-malu saya mohon kepada Allah agar pantas atau ditolong Allah agar menjadi pantas memiliki keturunan yang hafal Al Quran. Malu tapi mau.  Malu krn teringat dosa-maksiat, apa iya kami pantas punya keturunan hafidz/hafidzhoh?  MAU krn Allah Maha Pengampun Maha Pengasih Maha Penyayang.   Mau krn terinspirasi oleh Keluarga Ali-Imran yang biasa-biasa saja, bukan golongan Nabi, tapi namanya disematkan oleh Allah di dalam Al Quran, dan Allah karuniakan keturunan baik, Maryam – ibunda ‘Isa ‘alaihissalam.   Mau krn berharap jannah / surga-Nya.  Mau krn ingin kelak setelah kami wafat, ada keturunan yang sholeh yang mendoakan kami dan perbuatan-perbuatan baik mereka pahalanya menjadi wasilah keselamatan kami dari siksa kubur.  Lebih banyak alasan Mau-nya dari pada Malu-nya.   Lalu kami putuskan, yang penting usaha dulu lah.

Kami ngobrol banyak dengan anak-anak, harapan kami untuk memilihkan sekolah dan lingkungan orang-orang sholeh. Ketika itu mereka masih esde.  Si sulung mantap memilih lanjut ke sekolah negeri, dengan komitmen, panggil guru privat baca Al Quran di rumah, dan di sekolah aktif eksul Rohis.  Sedangkan sang adik antusias lanjut ke sekolah asrama, pesantren. 

Saya bersyukur melihat tanggung jawab mereka atas pilihan-pilihan tersebut.  Meskipun harus meninggalkan pekerjaan yang saya cintai, demi menyediakan waktu ketika mereka membutuhkan bantuan saya, anter jemput temenin ke sana kemari.  Saya bahagia.

Peluh, air mata, tawa, kekonyolan, tantangan dan kejutan, mewarnai perjalanan kami. Kakak menghadapi  kurtilas, kurikulum 2013 yang membuatnya harus belajar hingga termehek-mehek, kadang saya suapin makan krn nggak tega lihat sibuknya menyelesaikan tugas sekolah.  Adik juga menghadapi tantangan yang sama beratnya, sebagai lulusan sekolah dasar negeri, yang boro-boro bisa bahasa Arab, ketrampilan baca Quran aja so-marginal, harus menyesuaikan diri di sekolah dua bahasa dan target hafalan Quran minimal 2,5 juz per semester.

Dukungan saya apa?
Doa, sudah pasti yang utama. Kedua, menyediakan waktu. Ketiga, ini juga pentiiing banget, mengurangi omelan.. hehehe.  Fokus keunggulan mereka, fokus harapan mereka, dan fokus harapan terbaik, harapan kita bersama.  Tidak mudah.  Kadang ya ngomel juga. Kalo liat roman mereka bete, baik-baikin dan jelaskan harapan kita. Peluk, bilang “i love you.”   Ketika melihat pencapaian sekecil apapun, antusias bilang “terima kasih, ibu bahagia, ibu bangga padamu Nak.”

Alhamdulillah bulan Ramadhan ini, Allah Baiiikk Banget. …. Jumat pagi terima rapot Kakak, sama sekali nggak nyangka dan memang nggak pernah berharap, Alhamdulillah rangking dua, nilai B cuma 3 mata pelajaran, lainnya A dan A+  padahal aktif banget eksul Rohis, ikut Olimpiade Halal MUI, panitia acara ini itu,  sholat fardhu dan sunnahnya terjaga, baca Quran dan sedekah juga tiap hari, masyaaAllah…. #tisumanatisu

Esoknya, sabtu pagi, di Gedung Graha Widya Bakti Puspiptek Serpong, dibikin nangis lebih lebay lagi…
✅ Adik. Lulus SMP.
✅ Hafidzhoh 30 Juz
✅ Predikat nilai: Mumtaz. … istimewa.
✅ meraih Penghargaan.  Terbaik di bidang Pembinaan.
✅ terima Piala Santri Teladan.

Ini semua terjadi semata-mata hanya karunia Allah saja.

Allah melimpahkan karunia ini, bukan tanpa maksud.  Kami belum tahu apa.  Harapan kami tetap sama.  Semoga sukses di dunia, dan kelak di akherat meraih rahmat Allah pantas masuk surga sekeluarga. 

Semoga Allah berikan nikmat istiqomah menjaga hafalan kalian, para hafidzh dan hafidzhoh, mempertajam pemahaman kalian, mengamalkan isi kandungannya, mengajarkannya ke seluruh penjuru dunia, dan menginspirasi tunas-tunas muslim muslimah lainnya menyusul jejak kalian.

Semoga kami-orangtuanya, kakaknya, dan seluruh keluarga muslim, memperoleh nikmat taufiq dan kekuatan mempelajari dan menghafalkan Al Quran. … Aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s