Bekal Perjalanan Umroh 9 Hari

Sebelum berangkat Umroh, saya diskusi dengan yang pengalaman dan googling. Lama safar 9 hari. Bekal baju 5-6 setel sudah cukup karena cuaca di sana kering. Sedikit sekali keringat.

3 hari di Madinah bisa mencuci pakaian dalam. 4 hari di Makkah bisa cuci satu setel pakaian buat pulang. Tapi ingat, mencucinya ketika teman-sekamar sedang tidur semua. Jangan sampai mengganggu kenyamanan orang lain.

Sebaiknya bawa handuk dan peralatan mandi sendiri. Jangan mengandalkan fasilitas hotel. Bawa kosmetik juga secukupnya, pelembab kulit untuk cuaca yang amat sangat ekstrim keringnya, penting banget. Saya bawa 3 tube Tender Care-nya Oriflame. Olesin di seluruh muka, tangan, sampe tumit. Alhamdulillah kulitku sehat wal’afiyat.

Mekap? Kita mau ibadah,kan. Bukan mau kondangan. Gak perlu eyeshadow, blush-on, mascara, lipstik warna warni. Tinggalkan. Saya cuma bawa loose powder dan satu lipstik yang itu pun baru sempat pakai pas hari terakhir mau balik Jakarta.

Ongkos SAR, saudi arabia riyal (baca: reyal). Saran saya , beli SAR dari Jakarta sedikit aja. Atau bekal rupiah aja. Karena di sana rupiah laku kok. Bocoran ya, nilai tukarnya di sana lebih menguntungkan buat kita. Saya sempat beli di Jakarta 1 riyal Rp 3710. Ternyata, di Madinah, di restoran hotel kami, orang Indonesia jual 1 riyal Rp 3500. Jiaaahh.😀

Bekal riyal kita utamakan untuk wakaf Al Qur’an , untuk sedekah, kasih ke penjaga air zamzam atau yang suka bersih-bersih di dalam masjid. Banyak orang Indonesia kok. Seperti biasa, usahakan 20%-50% bekal untuk wakaf/shodaqoh, sisanya untuk membeli-belah, istilah Melayu untuk kata Shopping.

Obat-obatan. Sakit kepala, diare, maag, masuk angin, dan lain-lain. Banyak? Lumayan. Niatkan untuk orang lain yang butuh yang pakai. Saya kemarin bawa sirup tolak-angin yang sachetan, minyak aromaterapi, minyak kayu putih, obat anti diare, dan vitamin C dosis 1000mg.

Kalau bawa henpon, tentu perlu bawa charger dan power-bank. Bagaimana dengan kartu telfon? Pilihan. Bisa pakai kartu Indonesia, tapi pastikan kita paham cara menyetelnya sebelum berangkat dan setelah sampai tujuan. Kalau saya, beli local simcard, kartu sana. Sekalian minta disetelin sama penjualnya. Terima beres. Paket BBM dan internet, saya bayar 30 riyal. Bebas BBMan sama emakku, dan video chatting Line-an sama anakku, selama sepekan di sana.

Penjual simcard dan uang riyal sama-sama orang Indonesia juga, wara wiri standby tiap hari di restoran hotel kami. Jadi jangan kuatir dengan komunikasi. Orang Arab juga banyak yang bisa bahasa Indonesia. Bahkan, setiap hari , setelah solat Maghrib menuju ‘Isya , di Masjid Nabawi ada tausiyah berbahasa Indonesia,loh. Keren, kan.

Kalau henpon kita jenis Android, download Qur’an. Untuk memperkaya nilai safar selama di pesawat, baca Qur’an. Perbanyak dzikrullah. Perjalanan ibadah ini dari berangkat sampai pulang, akan penuh kejutan. Kita perlu tambahan bekal kekuatan ruhiyah. Sehingga, apa pun keadaan yang Allah takdirkan, bisa kita terima dengan lapang dada. Jangan mengeluh, karena mengeluh menjauhkan nikmat. Sedangkan bersyukur, mengundang nikmat yang lebih hebat.

Sebelum kembali ke Jakarta , sempatkan beli kurma dan kismis secukupnya untuk bekal ngemil selama 9-10 jam di pesawat. Bagi-bagi juga dengan penumpang sebelah. Pasti mereka senang. Ide ini saya dapat ketika solat Jumat , di shaff saya , ada ibu-ibu Turki yang keliling membagikan kurma. Alhamdulillah. Saya merasa senang, dan terinspirasi, teringat sabda Nabi Saw: bersedekahlah kamu, walau dengan sebutir kurma.

Pokoknya, selama di Madinah dan Makkah, niatkan berbuat baik sebanyak-banyaknya. Kesempatan meraih ampunan dan rahmat di negeri yang penuh barokah. Mohon maaf bila terkesan menggurui. Semoga Allah ridho dengan sharing ini. Aamiiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s