Putrajaya. Petaling. Pasar Seni. Go-KL Bus.

20 Januari 2014.

Baru tauu kalo foto-foto di kamera, tanggalnya beneerrr, bulannya bener, tahunnya ngaco, masih 2013. Yaah mo’ gimana lagi, sudah terlanjur jepret, mohon maaf, sila nikmati saja yah sodara-sodara.🙂

Pelesir sama oma-oma ini dijamin gak bakalan bangun kesiangan deh. Jam 11 malem udah nyenyak. Jam 4 pagi kamar udah berisik lagi klotak-klotak. Udah pada mandi, solat malam, dzikir, baca Qur’an. Bolak balik nanya, udah Subuh belom sih Fi. Ada yg nekad. Jam 5.25 maen tancepp aja mo’ solat Subuh. … Jaah, Subuh di Kuala Lumpur jam 05.50. Omaaa😀

Jam 6.30 Kuala Lumpur masih kayak jam 5 di Jakarta. Langit baru merah tapi belum ada matahari. Kita bertiga udah mangkal di restoran OldTown White Coffee. Pilih menu sarapan. Dapat voucher sarapan dari MYhotel. Oma yang satu mulai mengeluh, mules tapi belum berhasil kuras tuntas. Keluar masuk toilet sampe 3x. Sementara Oma muda asyiik foto-foto, “Tolong Fi, mau lihatin ke Esti kita lagi sarapan.” Jiyeeeh🙂

 photo IMG_0262_zps4078bcb4.jpg

 photo IMG-20140120-00582_zpsf968baa3.jpg

 photo IMG-20140121-06690_zps564cd3c4.jpg

Selesai sarapan kita langsung naik kereta KLIA Transit, dari KL Sentral menuju Putrajaya Sentral. RM 9,5 one way.

 photo IMG_0266_zps5989fd5a.jpg

Tujuan pertama saya: Istana Kehakiman yang cantik, berseberangan Kantor Perbadanan yang bangunannya futuristik. Dari Putrajaya Sentral naik bus Nadi Putra. Saya kurang paham naik nomor berapa, jadi saya tanya bagian informasi saja. Naik bus L03, L04, L09. Kalau mau langsung ke Kantor Perdana Menteri atau Masjid Putra, naik L09 atau L11. Bus Nadi Putra ini ongkosnya RM 0,5 one way. Murah ya.

 photo IMG_0319_zpsebf13ed3.jpg

 photo IMG_0320_zps21aeace8.jpg

 photo IMG_0270_zps10aef405.jpg

Putrajaya adalah kota pemerintahan. Ada Istana Kehakiman berseberangan dengan Kantor Perbadanan yang bentuk bangunannya futuristik. Di balik gerbang Kantor Perbadanan ada Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin yang kalo kita solat serasa di atas danau.

Istana Kehakiman
 photo IMG_0273_zps1ebd6fb8.jpg
 photo IMG_0277_zps98cfb30a.jpg
 photo IMG_0311_zpse1803c8f.jpg

Kantor Perbadanan
 photo IMG_0279_zps3c1d7d72.jpg

 photo IMG_0276_zpsfe761d05.jpg

 photo IMG_0305_zpsf783f1e7.jpg

Halaman Masjid Tuanku Mizan Zaenal Abidin

 photo IMG_0295_zpsa415e879.jpg

 photo IMG_0286_zps93580ae5.jpg

 photo IMG_0297_zpsd4792c9c.jpg

 photo IMG_0288_zps47d7fdf6.jpg

Ada insiden nih, salah paham. Kami mau solat. Wudhu dulu doung. Nhaaa ibuku dan saya nyelonong ke toilet wanita. Kami pikir Oma muda ngintil ke toilet, ternyata ketinggalan dan “hilang jejak.” Kami juga mencari beliau nggak ada, lantas kami pikir ahh mungkin sudah duluan ke ruang solat wanita. Sudah setengah jam kok belum muncul juga. Saya mau bebeem. Ehh ternyata isi bebeem saya sudah banyak #ping pertanyaan “Fifi dimana? Tante masih di atas tempat wudhu?”

Setengah berlari saya ke tangga tempat wudhu. Jaah beneran saya lihat romannya pucat pasi campur jengkel di wajah tanteku. Maaaff yaaa tante. Salah pahamku. Maaaff. #pelukOmaMuda. Peace, Smile, Omaaa🙂

 photo IMG_0299_zps800fab6d.jpg

Sebelah sanaan lagi sekitar 900 meter, ada Dataran Putra, kayak alun-alun geto, ada Masjid Pink Putra dan Kantor Perdana Menteri yang unik bangunannya. Dari pada capek jalan kaki, kami naik bus Nadi Putra lah dari penghentian bus terdekat.

 photo IMG_0316_zpsedfa595e.jpg

 photo IMG_0317_zps084f0528.jpg

Kantor Perdana Menteri
Putrajaya
 photo IMG_0334_zpsdc68a782.jpg

Capek dan lapar yaa, Oma?
 photo IMG_0330_zps3cb47445.jpg

Alun-alun, Dataran Putra, Putra Square, Masjid Putra.

 photo IMG_0321_zps9bdd2c01.jpg

Makan siangnya di Putra Souq. Nggak recommended. Rasanya biasa. Harganya yang nampol. …

Pulang dari Putrajaya saya ajak duo Oma ini ke Petalling Street, belanjaaa. Dari kemarin, sampe tadi siang, nanyaaa mulu, kapan belanja oleh-oleh Fi. Matanya nanar tiap lihat souvenir 3 pcs RM10. Saya bilang, klo nggak mau menyesal sabaarrr. Saya bawa ke toko yang RM 10 bisa dapat 6 pcs. Barang sama bagusnya. … Baru anteng. Wkwkwk😛

 photo jalanpetaling_zps4718e51c.jpg
Gambar ini saya copas dari: http://kuala-lumpur.attractionsinmalaysia.com/img/photoState/kl/PetalingStreet/4.jpg

Jalan Petaling ini juga populer dengan sebutan Chinatown. Ada banyak makanan dan hotel murah meriah, lapak penjual oleh-oleh, souvenir khas Kuala Lumpur, gunting kuku, kaus katun dan miniatur menara Petronas Twin Towers, tas koper, dan perlengkapan fesyen lainnya. Boleh tawar-menawar harga. Kalau beruntung, bisa dapat barang bagus.

Dari Petaling kami mampir Central Market Pasar Seni, dimana banyak kedai penjual makanan halal, kerajinan tangan lokal, fesyen, dan aneka souvenir untuk oleh-oleh, pada umumnya kualitas barang lebih bagus.

 photo centralmarket_zps3067500f.jpg
Foto ini saya copas dari: http://static.panoramio.com/photos/large/47385910.jpg

 photo lapakpasarsenikualalumpur_zps6e5796e8.jpgFoto ini saya copas dari http://www.gayatravel.com.my/wp-content/uploads/2012/10/Untitled-43.jpg

 photo souveniratpasarseni_zps3fd14c9b.jpgFoto saya copas dari http://3.bp.blogspot.com/-B1J-m2GLRbU/UDt9a4cZvTI/AAAAAAAAE9w/zOcPrIapQCU/s1600/souvenir.jpg

Keluar Pasar Seni kami naik bus Go-KL purple-line keliling setengah Kuala Lumpur, sampai Bukit Bintang balik lagi Pasar Seni. Gratis. Banyak orang kantoran yang naik bus ini. Jadi kalo jam pulang kantor, bus penuh aja. Tak sempat kami foto-foto narsis di dalamnya. :p

 photo goklbus_zps0ac125cc.jpg
Foto ini saya copas dari: http://0.tqn.com/d/goseasia/1/0/S/x/-/-/go_kl_bus.jpg

Hari sudah gelap jam 8 malam, tanteku masih semangat menjelajah Central Market. Sedangkan aku sampe keringetaan berdzikir menahan dorongan hajat besar. Mau nyari toilet umum agak trauma dengan pengalaman sebelumnya, agak susah nemu yang terawat bersih. Emakku berisik, ayo kita pulang Fi, mama belum tilawah niiy.

Balik lah kami ke hotel, dan selesai solat, emakku tilawah kejar target setoran 1 juz, selesai memenuhi “panggilan alam” aku nemenin tante kembali ke Pasar Seni. Mau beliin kaus oleh-oleh untuk cucu dan menantunya. Kami naik bus dari seberang hotel. Karena buru-buru, kami turun kecepetaan, dan nyasar. Tanteku ngomel, yaah Fi, ini jauh banget kita jalan kakinya. Akhirnya 10 menit jalan kaki, sampai juga di toko tujuan. Maab, maab, yang penting tercapailah tujuan tante.😀 Nggak afdhol kalo jalan-jalan sama saya ngga pake nyasar.😛 Puas berbelanja, kami sempat nonton pertunjukan tari melayu yang enerjik riang gembira, baru kembali ke hotel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s