Kenapa Lebih Suka Backpacking?

Copas postingan mbak Elok Dyah Messwati, di grup Backpacker Dunia.

Sering orang merasa heran dan bertanya:
– Ngapain sih kamu backpacking?
– Ngapain sih capek-capek jalan kaki?
– Apa sih yang kamu cari?
– Sayang lho duitnya dibuang-buang….

Otak, logika dan perasaan saya pun berputar, bercampur-aduk:
– Benarkah saya membuang-buang uang?
– Apa yang saya cari?
– Kenapa saya mau capek-capek backpacking?

Ketika saya menelisik ke dalam hati saya, jawaban yang saya temukan:
– Uang itu ternyata tak terbuang percuma, namun… dengan uang yang jumlahnya tidak seberapa, pengalaman yang saya dapat dari backpacking sudah sangat “memperkaya” diri saya.
– Apa yang saya cari? Entahlah. Sangat susah menjawabnya. Namun ketika melakukan perjalanan, saya “menemukan” diri saya…
– Capek berjalan kaki pun tak sia-sia, karena… ada perasaan “penuh” dalam diri ketika menjelajah negara-negara yang baru pertama kali saya injak, kota-desa yang tak saya kenal, tiba di area tak jelas karena kesasar…, mendapatkan sahabat-sahabat baru dalam perjalanan saya.

Sulit memang menjelaskan “asyiknya” backpacking pada orang yang belum pernah merasakan atau mengalaminya. Jadi lebih baik menjawab: “Just do it”😀

Backpacking itu tidak HARUS masuk ke tempat-tempat wisata kok. Tinggal di perkampungan, perdesaan, kota kecil, nongkrong di sudut kota, hanya memandangi aktivitas keseharian penduduk lokal, juga bagian dari backpacking.

Misal, ada backpacker Eropa ke Jakarta. Kalau dia tidak masuk ke Dufan Ancol, tentu tidak masalah. Buat si bule, masuk Dufan tidak penting. Karena dalam perjalanannya, lebih penting baginya: nongkrong atau tinggal di Jl Jaksa, lalu menelusur kampung-kampung/gang-gang sempit di sekitaran Terminal Senen, menyusuri kali Ciliwung, ketimbang masuk-keluar mall-mall. Bahkan ada yang ikut saya mendatangi RSCM krn cuma pengen membandingkan bagaimana pelayanan/bangunan RS di Indonesia dengan di India (cause he was hospitalized twice in India gara-gara diare). Itulah backpacking, berusaha melebur dengan warga local. Aktivitasnya tak harus masuk ke lokasi-lokasi wisata.

kalau tidak cocok dengan berbackpacking, ya bertamasya saja. Semua orang bebas kok menentukan “gaya/caranya” berjalan-jalan. worth atau tidak? itu semua terpulang pada masing-masing orang. tidak ada yang paling benar dari pilihan gaya jalan-jalan antara orang yang satu dengan orang yang lain.

Zakiudin Munasir:
Setujuuuuuu pakai banget. Malah dalam ajaran agama dianjurkan berjalanlah di muka bumi untuk melihat kebesaran Allah. Orang yang sering bersilaturrahim (jalan2 cari kenalan atau teman yang baik dll) akan dipanjangkan umurnya (jadi sehat) dan diampuni dosanya…..

Sofyan Saleh:
ouyeaah..keindahan masuk pasar adalah mendengarkan kicauan2 rakyat setempat, telinga saya biasa mendengar dialek betawi di pasar2..eh di Saigon misalnya denger orang2 ngomong di dalam pasar seperti di kandang burung..”trang cao buk nom preng thong ” “cao dunk tret tom prang trangk kung” senzazional….hahahahahah… Saya mengirit dg mengefektifkan penggunaan uang sy untuk sensasi2 yg ingin sy nikmati. Saya menghindari masuk mall, tempat hiburan (semacam univ studio), selain mahal di jakarta juga ada heheh saya memilih mengunjungi situs2 bersejarah, pasar tradisional, masuk ke tengah pendemo di Bangkok, keluar masuk gang, menginap di desa dekat Angkor yg gelap, rumah jarang2, banyak anjing, tidur dalam kelambu di rumah panggung beratap rumbia beralaskan kayu seukuran 2.5 m x 2.5 m (diluar ekspektasi saya tapi sudahlah saya menikmati saja). saya masuk ke gereja, masjid, kuil yg legend, saya sholat di rumah org Budha persis di depan tempat sembahyangnya mereka (Pnom Penh) .. semua luar biasa nikmatnya!!! (daripada masuk legoland, univ studi etc…)
Penguasaan saya atas money mengantarkan saya ke tempat2 yg luarbiasa, eksotis..Alhamdulillah banget deh sama Allah SWT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s