Silvera. Bagian 1.

Wacana menyambung kembali jalinan silaturahim, alumni SMP Negeri 44 Jakarta tahun lulus 1988, sebetulnya sudah sejak 2 tahun yang lalu idenya tercetus. Melalui beberapa kali temu kangen dan diskusi grup, sebagian besar menginginkan “reuni” yang beda, harus ada nilai tambah dari sekedar nostalgia masa remaja. Dalam benak saya pun menginginkan, jika ada kegiatan sosial, kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan bantuan, sedekah, dan sebagainya, maka saya akan gabung panitia. Tapi kalau acaranya cuma nostalgia “pepesan kosong” saya tidak tertarik hadir.

Alhamdulillah. Keinginan saya ini bak gayung bersambut. Allah mempertemukan saya dengan orang-orang yang se-frekuensi, se-Visi, yang sama-sama haus berbagi manfaat. Meskipun beda kelas waktu di SMP dulu, sekitar 20 orang tergabung dalam panitia Silver Reunion. Reuni spesial yang mempertemukan kembali sahabat yang telah terpisah 25 tahun, dalam suasana yang penuh inspirasi sarat hikmah insya Allah.

Rapat setiap Rabu malam sepulang kantor. Diskusi menentukan tanggal, tempat, pengumpulan data alumni, menghitung anggaran, negosiasi dengan pihak hotel, menentukan harga tiket, cetak tiket, pasang spanduk, mencari donatur, memilih menu makanan, memnyusun rundown acara, menghubungi guru-guru, dan masih banyak lagi pe er yang kami kerjakan bersama-sama. Tidak mudah menyatukan isi kepala yang berbeda-beda. Tujuan yang sama yang bikin panitia kompak dan maju terus.

Saya pribadi tidak komitmen selalu hadir rapat karena alasan domestik, seringkali suami pulang kantor larut malam, saya harus mendampingi si kakak belajar atau menjadi partner diskusi dalam menyelesaikan tugas, atau sekedar pendengar yang baik cerita kegiatan hariannya. Ya, memang inilah bagian dari tugas prioritas seorang ibu. Alhamdulillah saya menikmatinya. Meskipun jarang hadir meeting, tapi saya terus apdeit hasil rapat panitia. Dua pekan terakhir saya baru hadir dan langsung ambil tanggungjawab di bagian konsumsi. Asyiik, seneeng banget saya berurusan dengan makanan enak.😀

H-3 saya ke hotel Kawanua Aerowisata, tempat yang akhirnya panitia sepakat pilih untuk acara reuni, food-test. H-1 saya pergi ke toko kue Majestyk yang berlokasi di Cipinang, memesan snacks untuk coffe-break atau camilan bagi kawan-kawan yang datang lebih awal 2 jam sebelum makan siang. H-1 malam, 15 orang panitia telah berkumpul di ballroom Kawanua Aerowisata Hotels. Dekorasi ruangan. Sampai jam 12 malam.

Selepas jam 6 pagi saya meluncur ke Majestyk ambil pesanan snacks, jam 7.15 urusan snacks rampung segera saya bergegas ke hotel karena jam 8 pagi sudah harus standby di ballroom. Aaahh ya, hampir lupa, saya harus jemput seorang teman di Rawamangun. Alhamdulillah Sabtu pagi itu jalan raya sangat bersahabat. Lancar jaya. Sampai hotel tepat waktu sebelum briefing. Tapi saya termasuk terlambat, karena panitia lain sudah sibuk bekerja, ada yang di meja registrasi, ada yang sound-check, ada yang briefing MC, saya pun langsung mencari meja yang berisi piring-piring untuk menata snacks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s