Rencana Backpacking Pertama

Dalam sebuah perbincangan online, saya mendapat info Tigerair promo berangkat bayar pulang dibayarin. Tahap pertama saya tentukan jumlah hari perjalanan. Lalu mengajak beberapa kawan yang mau jalan bareng. Dari sekian puluh contacts yang saya ajak, sampai hari ini 4 orang yang confirmed pergi bersama. Tujuan SIN dan KL. Booking-lah kami tiket JKT-SIN-JKT bayar 493ribuan rupiah, per orang. Pertengahan November insyaAllah. Ibu-ibu setengah baya semua, nekad sok-sok-an backpacking, hehehe.

Tahap kedua booking tiket pesawat. Pengalaman pertama saya booking tiket yang harganya sedang promo melalui website itu ternyata harus benar-benar teliti, ekstra jeli, supaya mata nggak melotot kaget lihat total akhirnya. Ada option pertanyaan tambahan yang kalau kita abaikan malah menambah biaya. Ada yang perlu kita hilangkan dulu contrengannya. Seperti, pilihan kursi (abaikan), BoardMeFirst (hilangkan), bagasi (pilih yg sesuai kebutuhan, jika tidak bawa bagasi pilih No luggage check in), bayar asuransi (pilih No Thanks). Teliti kembali option pertanyaan tersebut sebelum Submit ke layar metode pembayaran. Kita juga bisa membaca total sementara di layar sebelah kiri. Pembayaran dengan kartu kredit kena tambahan 300ribuan. Bayar pake ATM BCA kena tambahan 200ribuan. Biaya tambahan nol rupiah itu bayar pake Mandiri ClickPay.

Tahap ketiga. Menentukan kegiatan, tempat mana yang menarik, menginap dimana, tempat makanan halal, tempat solat, dan membuat itenary. Jadi sepekan terakhir ini saya mencatat hasil googling dan bertanya di forum backpacker.

Saya mendapat saran untuk menitipkan koper/ransel ke hostel InnCrowd supaya lebih bebas jelajah SIN. Katanya sih bisa nitip bagasi dan numpang mandi hanya dengan $6. Saya juga baca di website-nya, betul InnCrowd menyewakan locker tanpa harus menginap di hostel tersebut. Tapi saya akan email dulu untuk memastikan ketersediaan pada hari H.

Banyak spot menarik di SIN. Tapi untuk menyesuaikan waktu yang ada, dan juga energi di usia kami yang sudah kepala 4 yang jarang olahraga, jadi kami sepakat hanya mengunjungi Masjid Abdul Gafoor di Dunlop Street, Masjid Sultan di Muschat, Gardens by the Bay, Helix Bridge, Marina Bay Sand, dan taman patung Merlion. Dua masjid pertama adalah termasuk masjid tertua di SIN, satu dibangun 1907, satunya 1820an. Dari foto-foto yang saya lihat via TripAdvisor masjid ini masih terawat baik. Rencana start dari Masjid Sultan, solat Dzuhur dan ‘Ashar di sana. Semoga dapat jamaah pertama bareng imam masjid. Aamiiin.

Esplanade dan Merlion sudah populer dan memang wajib kunjung, tapi dua spot ini sore-sorean aja nggak terlalu panas. Jadi destinasi kedua kami akan menuju Gardens by the Bay. Kecantikan Gardens by the Bay sempat ditayangkan di ANTV tanggal 22 September 2013. Saya gak sempat nonton. Tapi dua kawan nonton dan bilang kereeenn banget, heboh di BBM jadi pingin cpt2 kesana. Sabar buuk, matengin dulu itenary kitaah.😀

Saya mencatat dan screen-capture informasi google map. Transportasi cepat, mudah, murah antara destinasi satu ke destinasi lain. Saran terbaik ada yang naik bus, naik MRT, dan ada yang kombinasi jalan kaki. Beli kartu STP atau EZ-Link supaya nggak repot rogoh recehan tiap mau naik angkutan umum, bisa beli di stasiun MRT. Saya juga tanya-tanya kawan yang lumayan sering pelesiran ke negeri bermaskot ikan berkepala singa ini. Ada saran pake sepatu kets yang bagus, ada yang bilang sepatu sendal yg depannya terbuka. Ada yang saran bawa koyo buat tempel kalau terasa pegal jalan kaki. Sebisa mungkin menghindari naik taksi. Sayang ongkosnya mending beli oleh-oleh buat anak, suami, mertua.😀

Mudah-mudahan waktu luang. Jam 5 kembali ke InnCrowd. Mandi. Lalu Solat Maghrib + ‘Isya di Masjid Abdul Gafoor yang lokasinya tetanggaan InnCrowd. Lalu kembali lagi ke hostel check out bagasi. Jalan kaki lagi menuju Queen Street Terminal. Atau bisa juga naik MRT tapi musti 2 kali transit dan tetap saja nyambung bus lagi. Naik bus tujuan Johor Baru Sentral, stasiun kereta yang akan membawa kami ke Kuala Lumpur. Rencana mau naik kereta Senandung Putera jam 23.30. Jadi malam pertama kita boboknya di kereta yaaa ibu-ibu.

Hari kedua. Nitip bagasi di locker KL Sentral, mandi juga aman di KL Sentral, konon sewa locker RM 5 dan mandi RM 5. Tapi kami akan sewa hotel untuk istirahat nyaman di KL. Mungkin bisa early check in atau pagi-pagi nitip bagasi dan numpang mandi dengan biaya tambahan. Hari kedua ini pentiiing ߪπgέd. Kami akan keliling Putrajaya. Kota pemerintahan pusat yang konon akan menggantikan Kuala Lumpur. Transportasi dari KL Sentral menuju Putrajaya bisa naik KLIA-Transit, waktu tempuh 20-25 menit, ongkosnya RM 9,5. Pilihan naik yang jam 9.30 krn sudah tidak terlalu penuh. Nanti kembalinya paling telat naik yang jam 15.30 sebelum jam orang pulang kantor. Keliling Putrajaya bisa naik bus lokal saja RM 1 per satu rit. Destinasi utama sudah pasti Masjid Putra, solat Dzuhur + ‘Ashar. Cari makan. Foto-foto. Semoga waktu memungkinkan, pingin mampir juga ke kantor Perdana Mentri dan wisata perahu di Danau Putra. Aamiiin.

Sore kembali ke KL. Check in hotel. Saya sudah booked melalui Agoda 2 kamar di My Hotel @ Sentral Jl. Tun Sanmbathan area KL Sentral juga. Menurut review pelanggan yang saya baca di Agoda, lokasi hotel ini strategis, dekat kemana-mana, cari makan juga mudah. Harga per kamar juga mursidah. Besok-besok kalau ada kesempatan travelling lagi pelajari review di TripAdvisor.com lalu booking hotel dari Agoda.com aja. Simpel. Bisa pilih lokasi terdekat terminal dan atau stasiun, atau cari yang harganya sesuai bajet.😀

Ba’da solat Maghrib (jamak dengan ‘Isya) pinginnya cari makan Nasi Kandar Pelita, foto-foto di bawah menara kembar Petronas, terakhir cari oleh-oleh di Petaling Street. Dari hotel ke Nasi Kandar dan Petronas, naik LRT Kelana Jaya (tujuan Gombak) turun di KLCC. Kelihatannya keren juga foto malem-malem. Dari KLCC menuju Petaling Street ada bus GO-KL yang beroperasi sampe jam 11 malem. Bus ini disediakan untuk turis dan masyarakat, yang menghubungkan Kuala Lumpur dan Chinatown. Hebatnya: hrateeess. Gak tau deh Nov nanti masih gratis apa nggak. Ngarep. …

Jangan kelamaan cuci mata di Petaling. Belanja oleh-oleh secukupnya aja. Kembali ke hotel. Dari Petaling jalan ke stasiun Pasar Seni, naik Rapid KL Kelana Jaya atau Putra Line atau apa gituh, tujuan KL Sentral. Dari KL Sentral jalan dikit deh sampai hotel.

Udah yuk, balik ke hotel. Packing. Istirahat. Hari ketiga jam 6.30 pagi kami sudah harus di stasiun KL Sentral naik kereta tujuan Woodlands, harga tiket RM 39. Bisa order online, bayar pake kartu kredit. Atau langsung antri di loket KL Sentral. Nyebrang menuju SIN pada siang hari pasti beda lagi rasanya. Perkiraan sampai Woodlands jam 16.30. Langsung nyambung MRT ke Changi. Pulang Jakarta. Ada waktu sekitar 3 jam sebelum boarding, mungkin akan kita manfaatkan fasilitas pijat gratis di Changi. Ngurangin pegel-pegel. Semoga lancar, selamat, sehat sampai rumah masing-masing. Aamiiin.

2 thoughts on “Rencana Backpacking Pertama

  1. Perjalanannnya mirip kayak sy pas agustus 2014 kemaren, 3 hari 2 malem ke sin-kl-sin, bedanya klo sy ga nginep di hoteol,tiap malem nginep di perjalanan bys,mlm pertama dr sin ke kl n mlm kedua dr kl ke sin,gempor abis hehehe,,salut lha ibu2 yg msh energik nih ya,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s