Tujuh Tanda Kebahagiaan di Dunia

Status ini saya copas dari Fatimah Rina Nuraini

‎*7 TANDA KBAHAGIAN HIDUP DI DUNIA*
1 Qalbun syakiron-hati yg sllu brsyukur,
2 Al-Azwaju shalihah-psngan yg shaleh,
3 Al-Auladun abror-anak yg shaleh,
4 Albiatu shalihah-lingkungan yg kondusif(bnyak org” yg shaleh),
5 Al-Maalul halal-harta yg halal,
6 Tafaqquh fiddin-smngat mmpelajari agama,
7 Al umuru mubarok-usia yg berkah. HR. IBNU ABBAS

Hikmah yang saya petik…

Banyak Ustad, Ustadzah, Motivator, menyarankan orang-orang yang ingin sukses… bayar depe dulu… Satu, dengan selalu merasa bersyukur. Klo kita lagi galau, coba deh, pergi ke rumah sakit, atau ke panti asuhan, atau melewati pinggiran sungai Ciliwung, atau ke penjara wanita, atau sekedar silaturahim ke rumah guru kita sewaktu di SD/SMP. Pasti menemukan kisah manusia yang hidupnya tak seberuntung kita.

Jodoh, rezeki, umur, memang sudah ditentukan-Nya. Bukan siapa orangnya, bukan batas angkanya, tapi dari caranya. Contoh, jika kita memantaskan ilmu, kebiasaan, dan doa kita untuk menjadi pasangan yg baik maka atas ijin Tuhan kita akan mendapat pasangan yang baik. Sebaliknya jika kita “gini-gini” aja, yaa pasangan kita juga “gitu-gitu” aja. Ini berlaku juga bagi yang sudah menikah, jika kita menginginkan perubahan yg baik pada pasangan, maka action dan doa kita dulu yg berubah semakin baik.

Anak yang sholeh/ha, di dunia saja, sudah membawa kebahagiaan. Apalagi di akherat, anak yang sholeh/ha bisa ngasi tiket VVIP bagi kedua orangtuanya. Anak yg sholeh/ha itu tidak hadir begitu saja secara ajaib. Orangtua yang menginginkan memiliki anak-anak yg sholeh, juga perlu bekerja keras dan berdoa sungguh2, mulai dari memilih pasangan hidup, menjaga makanan yg halal saja, memilihkan sekolah dan lingkungan yg kondusif. Tidak mudah, tapi bisa. Melalui kekuatan doa, kesabaran, dan teamwork orangtua, guru dan lingkungannya.

Bergaul dengan pandai besi, bau besi. Bergaul dengan saudagar minyak wangi, kecipratan harum. Pengaruh teman, sahabat, lingkungan, memang kuat, nyata banget. Hidup ini pilihan, kawan. Kita boleh memilih mau berakrab-akrab dengan orang-orang yang seperti apa, maka seperti merekalah nasib kita dalam 2-3 tahun, minimal pola pikir kita pasti akan sama dengan mereka. Pola pikir membentuk kebiasaan. Kebiasaan menciptakan hasil, nasib, takdir. Jadi klo ingin hidup lebih bahagia, pilihlah orang-orang yang berkelimpahan energi positif menjadi sahabat kita.

Harta yg halal membawa berkah. Berkah itu adalah, kebaikan yang bertambah-tambah. Mungkin penghasilan kita jumlahnya sedikit, tapi jika itu didapat secara halal, bisa jadi rasanya nggak habis-habis, padahal sudah terpakai belanja keperluan ini-itu. Banyak cerita orang-orang yang kelihatannya miskin, kelihatannya ekonomi susah, tapi bisa naek haji, anak2nya baik santun dan lulus jadi sarjana.

Agama, ibarat kapal yang membawa penumpang mencapai tujuan. Apabila kapal itu “sehat” mesinnya dan lengkap peralatan keselamatannya, cukup logistiknya, mengangkut muatan dalam batas normal, maka dengan ijin Tuhan maka kapal akan mampu berlayar menempuh badai dan tiba dengan selamat di pulau tujuan. Nahkodanya adalah diri kita. Seorang nahkoda telah belajar dan berlatih hingga lulus dari sekolah pelayaran, tahu tujuannya berlayar mau kemana, berapa lama waktu tempuhnya, lewat jalur mana yang aman dan lebih cepat. Demikian juga manusia yang belajar agama akan tahu visi misi hidupnya. Agama juga menyediakan solusi bagi semua kegalauan manusia.

Gajah mati menginggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama. Mau nama (imej) yang positif dan menjadi doa, atau imej yang negatif. Usia yang berkah, bukan seberapa hebat kesuksesan, prestasi, harta, melainkan seberapa besar manfaatmu bagi kebaikan umat manusia. Nggak selalu yang muluk-muluk. Sekedar berbagi informasi resep sehat misalnya melalui jaringan social media, blog, mesenger. Atau menyediakan satu ruangan di rumah, untuk ibu-ibu belajar ketrampilan, atau untuk anak-anak belajar calistung dan mengaji.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s