Demam dan Solusinya

Ulama islam Ibnu Qoyyim al-Jauziyah sejak 8 abad silam mengelompokkan demam menjadi 2 jenis :

1. Demam Simptomatik, demam akibat adanya pembengkakan, aktifitas berlebihan, panas matahari atau karena emosi yang tak terkontrol.

2. Demam penyakit, biasanya demam ini hanya menjangkiti organ vital lalu menyebarkan panas ke seluruh tubuh. Kalau sumbernya berkaitan dengan energi tubuh, disebut demam sehari (quotidian fever) karena pada umumnya ia akan menghilang dengan sendirinya dalam sehari atau paling lama 3 hari.

3. Demam Ufniyah, yakni demam akibat adanya kontaminasi atau masuknya unsur lain (bakteri, virus) yang mencemari tubuh.

Rasulullah Saw bersabda, “Janganlah mencela demam, karena demam dapat menghapus dosa sebagaimana api melenyapkan karat pada besi.”

Abu Hurairah RA berkata, “Tidak ada penyakit yang menimpaku yang lebih aku sukai, selain demam. Karena demam merasuki seluruh organ tubuhku. Sementara Allah akan memberikan pahala pada setiap organ tubuh yang terkena demam.”

Mandi, sangat dianjurkan, sebagai pereda demam. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw, “Sesungguhnya demam itu atau demam yang berat itu berasal dari uap api jahannam. Maka dinginkanlah dengan air.” [HR Bukhari Muslim]

Apakah alat atau media terbaik untuk memadamkan api, meredam panas, mengatasi gersang / keringnya tanah dan tenggorokan? Ya. Air.

Menurut dr. Wadda’ A.Umar, penulis buku best seller Sembuh Dengan Satu Titik, peranan air sangat vital dalam meredakan demam. Pada bayi, pemberian ASI, susu, air, jus buah, kuah sop, akan membantu memenuhi cairan tubuh yang hilang akibat demam. Namun bila pasien tidak bisa minum dalam jumlah cukup maka harus segera diberikan cairan elektrolit yang langsung masuk ke pembuluh darah melalui infus.

Mandi untuk meredakan demam bisa dilakukan dengan cara, mengguyur bagian kepala berulang-ulang lalu dilanjutkan mengguyur tubuh. Atau proses bertahap : mengguyur mulai kaki berulang-ulang lalu naik bertahap sampai seluruh tubuh terguyur air. Bila mulai nyaman, lebih utama mulai guyur dari kepala.

Pada balita, meredakan demam bisa dengan cara mengompres atau memandikan. Cara memandikan, mulai dari kaki, lalu naik ke tubuh. Selain itu berikan minum yang cukup. Air minum membantu meredakan demam dari dalam tubuh, dan bila banyak kencing akan membantu membuang panasnya.

Bekam.
Sebaiknya tidak bekam basah. Cukup bekam kering (seluncur) menggunakan borehan baluran minyak zaitun.

Sumber : Tabloid Bekam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s