Jangan Buka Aib yang Allah telah tutup.

Bunda…. Janganlah kita tergoda membuka aib yang Allah telah tutup. Contoh?

1. Hari ini kita telah hijrah, berhijab. Menutup aurat. Janganlah kita tergoda mengunggah foto-foto lama sebelum berhijab. Misalnya foto di masa sekolah menengah atau kuliah. Untuk apa? Nostalgia? Butuh pengakuan? Pujian manusia? “Ehh waktu muda gue ini cantik lohh.” Tahukah kita, ini rayuan syaithan.

2. Hari ini kita telah hijrah, kita menyesali dosa-dosa masa lalu. Jangan tergoda untuk bercerita, “Dulu gue pernah begini begitu, duhh nyesel deh.” Jangaan bunda… Cukup simpan untuk diri sendiri saja, tangisi dosa-dosa itu di sujud-sujud sholat kita, dan mohonlah sungguh-sungguh kepada Allah, ampunan, perlindungan, kekuatan, istiqomah dalam ketaatan.

3. Hari ini teman-teman kita telah hijrah. Bantulah mereka, menutup aib-aibnya. Walaupun dulu atau sampai sekarang, mereka pernah bikin kita kesal. Semoga Allah menutup aib kita, di sisa usia kita, dan di Hari Pengadilan Akbar. … aamiin.

Harapan dari remahan rengginang di kaleng khongguan.

Advertisements

Kopdar Gubug Udang

Kamis, 10 January 2019.
Pulang terapi MLDV kedua, saya diculik emak-emak hebbwoh tengil syantiik tjetar sholehah, makan sore di Gubug Udang Cibubur.

.

Kopdar ini idenya Pipit, yang pingin ketemuan ama Ani, sebelum Ani balik Jeddah dan sebelum saya “dipingit” masa dan pasca radiotherapy 8 pekan ke depan.

 photo IMG-20190110-WA0026_zpsyrgbsyqp.jpg

.

 photo IMG-20190110-WA0030_zpsqkoqeibj.jpg

.

 photo IMG-20190110-WA0041_zpsgmdvh2bl.jpg

.

 photo IMG-20190110-WA0046_zpsxfcgf0p2.jpg

.

 photo IMG-20190110-WA0048_zps3s4pxiud.jpg

.

 photo IMG-20190110-WA0058_zpsaadsasqt.jpg

.

Makasih yaa sayang-sayangku…
Semoga Allah mengekalkan cinta kita, sampai Jannah, aamiin.

Radiotherapy Pertama

Jam 11 ketemu Dr Rully Wibowo di GICC RS Gading Pluit penataran sebelum tindakan penyinaran dilaksanakan. Lebih rinci, apa dan bagaimana radiotherapy ini.

Kata Dr Rully, “Upaya penyembuhan Ca mamae, kalo dilihat dari hasil Patologi Anatomi dan IHK-nya ibu… Operasi 50%. Kemoterapi 30%. Radiasi 20%. Kemoterapi sisa 6x lagi ya bu. Kita paralel dengan radiasi. ”

Saya akan menjalani 30x radiasi yang dibagi 6 pekan. Tiap hari Senin hingga Jumat. Termasuk tanggal merah. Sedangkan Sabtu Ahad tidak ada tindakan sinar, yang dimaksud untuk memberi waktu jaringan dan kulit beregenerasi.

Larangan selama 6 pekan masa radiotherapy adalah, air. Baik paparan keringat, atau pun air mandi. Tapi untuk 100% terhindar dari air, hampir mustahil. Jika terasa gatal boleh ditutul-tutul tisu bayi non-alkohol atau bedak bayi switsal.

Makanan, tidak ada larangan. Asal tidak berlebihan, semua boleh. Hanya saja, untuk mempercepat regenerasi sel baru, Dr. Rully menyarankan saya makan 6 butir telur rebus (putihnya saja) setiap hari.

Proses radiotherapy ini sebentar banget, durasinya kurang dari 20 menit. Pakai baju khusus, lalu dilapisi mantel khusus yang sudah ada coretan tanda bagian yang akan disinar. Jadi bukan kulit saya yang dicoret-coret.

.

Perasaan, tegang lah yaa pastinya, namanya pengalaman pertama. Dibiarin sendirian, dengerin suara mesin yang agak horor. Dzikir, alfatihah, 5 ayat pertama albaqoroh, ayat kursi, 3 ayat terakhir albaqoroh, 3-qul, doa perlindungan, dan istighfar. Menenangkan hati. …. Selesai.

.

Alhamdulillah radiotherapy pertama didampingi emak dan suamiku.

 photo IMG_20190114_123958_583_zpsii3dx74c.jpg

Setengah perjalanan telah kami lalui dengan begitu banyak ni’mat kemudahan. Terimakasih temans, dukungannya, doanya. Hanya Allah yang mampu membalasi kebaikan semuanya. Jazakumullahu khairan.

Menulis, mengungkap syukur, apresiasi, melepas rasa memeluk asa.

Pempek Nelly 10 Ulu, kemayoran.

Sabtu sore 12/01/19 sepulang terapi MLDV ketiga, pak suami ‘ngajak ngemil pempek Garuda – Kemayoran. Qadarullah sampai di tekape nggak dapet lahan parkir. Akhirnya kami ke warung makan seberangnya. Pempek Nelly 10 Ulu.

 photo IMG_20190114_145317_629_zpskuzdvans.jpg

 photo IMG_20190114_145317_623_zpsee8nmtv8.jpg

Ruangannya bersih, ber-AC. Tidak terlalu ramai karena bukan jam makan utama. Yang menarik, pelayannya berbahasa Palembang, sikok-duo-tigo, saya dipanggilnya “Ayuk”. Aihh berasa muda banget. … Benerin ciput di jidat.

 photo IMG_20190112_171450_zpsmopxngwf.jpg

Saat itu kami merasa jadi Horrang Kaiyya, mampu membeli Kapal Selam, duo. Jenis pempek yang saya paling suka adalah, pempek kriting. Bentuknya seperti mie padat. Cuko (kuah) nya, wangii segar menggugah selera. Tekwannya kenyal, sedap.

 photo IMG_20190114_145317_627_zpsxpth7yr5.jpg

 photo IMG_20190114_145317_626_zpszxzuiole.jpg

Es kacang merahnya empuk dan tidak terlalu manis. Oiy lemak nian galo-galo. Rasa pulang kampung.

Ya, kakek saya Abdul Hamid, Allohuyarham, asli orang Sungai Pinang. Sumatera Selatan.

.

Kalo ada kesempatan lagi pengen cicipin yang di seberangnya, ah. Pempek Garuda. In syaa Allah.

Perawatan Pasca Operasi dan MLDV

Mandi matahari pagi ☀️ dan latihan tangan emas, yaini tangan yang ⛔ Ga boleh ditensi, infus, ambil darah. ⛔

Latihan ini adalah perawatan pasca operasi.

Perawatan lainnya adalah MLDV.
.

Apakah MLDV itu?

MLDV adalah singkatan dari Manual Lymph Drainage (ad modum) Vodder.

(Vodder adalah nama penemunya, Emil Vodder)

MLDV adalah sebuah teknik massage yang sangat spesifik dan berbeda dari teknik massage yang lain. MLDV menggunakan teknik mendorong cairan limfe (lymph) masuk ke dalam sistem limfatik sehingga tercapai perbaikan kualitas sirkulasi cairan limfe di dalam tubuh.

Cairan limfe adalah cairan (dengan masa yang berat) yang terdiri dari hampir semua komponen plasma darah, yaitu sel-sel darah putih, cairan insterstisial (cairan diluar/diantara ruang sel), makromolekul dan produk-produk sisa metabolisme lainnya yang masuk ke dalam kapiler limfatik di dalam jaringan perifer dan kemudian di sirkulasikan kembali ke seluruh tubuh.

MLDV hanya boleh dilakukan oleh terapis bersertifikat, di rumah sakit.
.

Saya disarankan oleh Dokter Satrio spesialis fisioterapi RS Mitra Kemayoran, 6x MLDV. Tiga kali sepekan.

.

Berapa lama tiap terapi? 60-90 menit. Siapa yang memgerjakan? Bukan dokternya, tapi terapisnya. Gimana rasanya? Nyaman. Hampir pules.

.

Menulis, menunggu antrian MLDV ketiga.

.

Terimakasih banyaaakk doa-doanya, perhatiannya, support-support 🎗️nya untuk kami sekeluarga. We love you, gaesss…. Jazakumullahu khairan.

.

Alhamdulillah… Alis, udah agak gondrong dikit.

 photo IMG_20190112_090126_zps78drhmaa.jpg

 photo IMG_20190112_090138_zpscfwq51mf.jpg

 photo IMG_20190112_130813_zpsgsvqgdx3.jpg

 photo IMG_20190112_090132_zpsavke3nko.jpg

 photo IMG_20190112_093631_635_zps9n9mv6zy.jpg

 photo IMG_20190112_093631_624_zpsejhnhue7.jpg

 photo IMG_20190112_093631_626_zpsoq2ldmn6.jpg

 photo IMG_20190112_085433_zpsufesmegs.jpg

Rencana Radiotherapy

Bismillah.

.

Gading Integrated Cancer Care Rumah Sakit Gading Pluit (RSGP), menjadi pilihan kami, mengikuti arahan dokter Findy internist KOHM (Konsultan Oncology Hematology Medic), menyempurnakan ikhtiar.

.

Radiotherapy, atau istilah orang awamnya, disinar. Apanya? Bagian tubuh tempat pertama kali ditemukannya “si-doi” petakilan. Menurut Dr Ratna, spesialis oncology radiology di RSGP, dari hasil patologi dan IHK saya, beliau merencanakan radiasi sebanyak 30x. Tiap hari. Selama 6 pekan. Ya, tiga puluh kali. Lebih banyak dari perkiraan saya (25x, hasil googling). Kenapa? Karena bulan Maret 2018 saya memilih operasi pengangkatan tumornya saja, bukan masektomi.

.

Saya memilih BCS karena dikasih pilihan itu oleh Dr Alfiah Amirudin Spesialis Bedah Khusus Payudara di RS Mitra Kemayoran. Dan hasil CT scan pasca operasi Alhamdulillah tidak terlihat penyebaran atau metastases.

.

Rasanya kemarin siang itu, kepingiiin banget, nawar ama Dr. Ratna, “Dok, itu jumlah radiasinya apa nggak boleh didiskon lagi, jadi 20-25 kali doang? ” 😆🤭 Jiahh dikira belanja di pasar…

.

Akhirnya saya hanya berani bertanya, “Bagaimana efek samping yang mungkin terjadi? Bagaimana perawatan kulit bagian tubuh yang disinar? Apa saja do and don’t -nya? ”
.

Dr Ratna menasehati saya, jaga HB dan lekosit tetap normal. HB harus di atas 10. Kalo kurang dari 10, harus transfusi darah. Lekosit harus di atas 5000. Makan apaa ajaa jangan mantang-mantang dulu ya Bu. (Aahhh kenapa suara Dr Ratna jadi terdengar amat sangat merduuu sekaliih ketika mengatakan ini) 😆😆😆

.

Nasehat lainnya…. Sebaiknya pakai pakaian yang berbahan super lembut, menyerap keringat, longgar, dan warna-warna terang seperti krem, putih, baby pink, baby blue, baby yellow, yang tidak menyerap sinar matahari. Bagian yang diradiasi, harus diusahakan tetap kering.

.

“Jadi, nggak ikutan dimandiin dulu Dok?” Dokter Ratna hanya tersenyum. Kalo rajin ikutan Mandi, nanti kulitnya lecet Bu… Hindari juga, aktivitas yang bikin keringetan, olahraganya stretching – stretching saja ya bu.

.

Semoga Allah limpahkan kekuatan, kesabaran, istiqomah, ampunan dan taqwa. … Aamiin..

.

Menulis, berbagi ketakutan. 😀

 photo IMG_20190111_195142_852_zpscsiayuhv.jpg

 photo IMG_20190111_195142_847_zpspnecugnr.jpg

 photo IMG_20190111_195142_850_zpsulqopzey.jpg

 photo IMG_20190111_195142_844_zpsoxakdtp8.jpg

 photo IMG_20190111_202052_zpssvzgjjoh.jpg

Kabar Baik di Hari Jumat

.

Cerita sebelumnya:

https://mbafi.wordpress.com/2019/01/09/persiapan-radiotherapy/

https://mbafi.wordpress.com/2019/01/09/bone-scan/

Jumat, 11 January 2019.

Pagi jam 7 nebeng pak suami sampai depan RS Siloam Semanggi, untuk ambil hasil Bone Scan. Pulangnya naik bus Transjakarta dari Halte Bendungan Hilir.

Alhamdulillah dapet bus trayek Sudirman – TuGas Pulogadung, cihuuy princess girang banget da ahh. Ngga pake jalan kaki jauh antri transit Dukuh Atas. … Alhamdulillah Ma syaa Allah, hasil bone scan, negatif. Tidak terlihat si-doi petakilan di tulang saya. … Terimakasiih doanyaaah.

 photo IMG_20190111_095724_158_zpsdo7vlf6w.jpg